Kamis, 17 Maret 2011

Micro-Teaching

 Pengertian

"Suatu Sistem latihan yang terkontrol yang memungkinkan kita untuk berkonsentrasi pada suatu kebiasaan mengajar yang spesifik dan untuk melatih cara mengajar dalam suatu kondisi yang dikendalikan".  Allen and Eve (1968).

"A system of controlled practice that makes it possible to concentrate on specific teaching behavior and to practice teaching under controlled condition".  Allen and Eve (1968).
Ruang khusus Laboratorium Micro Teaching Pusdikzi,untuk meningkatkan dan menjaga kualitas Guru Militer dalam Proses Pembelajaran di Pusdikzi Kodiklat TNI AD 
Karakteristik Micro-teaching :
  1. Micro element :  Micro-teaching meminimalisir kompleksitas situasi dalam Proses Belajar mengajar dalam hal.
    1. Jumlah serdik yang diajar.
    2. Durasi waktu pelajaran.
    3. Jumlah materi pelajaran yang akan diajarkan agar memungkinkan peserta lebih berkonsentrasi pada kemampuan dan keterampilan dalam mengajar.  Seorang Gumil harus telah menguasai dahulu komponen-komponen dalam proses mengajar sebelum dapat melaksanakan tugas mengajar secara efektif pada pelaksanaan yang sebenarnya yang lebih kompleks pada level Macro/Kelas sebenarnya.
    4. Jumlah tujuan pembelajaran dan konten diusahakan tetap minim
    5. Meminimalisir keterampilan mengajar dan topik yang dibahas, hanya fokus pada kegiatan micro.
    6. Perangkat latihan individu untuk menyiapkan gumil yang efektif dan menyediakan umpan balik untuk penampilan gumil itu sendiri
    7. Micro analisis dari suatu pengajaran terdiri dari analisa menit permenit secara mendetail yang dilakukan selama mengajar.
     Ruang Kelas Micro Teaching dilengkapi kamera dan microfon yang terhubung ke ruang Observer untuk direkam serta dapat terpantau langsung dari Ruang Kerja Danpusdikzi, Kelas disusun bentuk "U" dan dilengkapi dengan perangkat Alins Alongin yang sama dengan dikelas sebenarnya

    1. Keterampilan mengajar dan strategi mengajar :
    a.    Pre-instructional skills.
    • Penentuan dan penulisan TIU dan TIK.
    • Pengurutan dan pengorganisasian pengetahuan yang akan disajikan dalam rangka mencapai tujuan tertentu..
    • Kesesuai dengan isi.
    • Pengorganisasian yang tepat.
    • Pemilihan alins alongins yang tepat.
    Komputer dan internet (Wifi)untuk Gumil yang mengajar,terhubung dengan Barco(Infocus) didalam kelas dan LCD di ruang Observer

      b.      Instructional skills :
      • Keterampilan memperkenalkan pelajaran atau langkah pertama.
      • Keterampilan menjelaskan dan mengilustrasikan.
      • Penegakan siapjar dari yang sudah direncanakan
      • Pertanyaan pemeriksaan.
      • Memperkuat/mengaktifkan partisipasi murid.
      • Diagnosa kesulitan2 murid
      c. Post-instructional skills :
      • Keterampilan dalam ujian tertulis
      • Interpretasi kinerja siswa dalam mengikuti tes/ujian.
      • Perencanaan tindakan perbaikan.
      d. Feedback
      1. Dasar dalam tindakan pengamanan
      2. Model/Metode Pembelajaran
       Ruang Kelas Microteaching tampak dari arah Gumil,Ruang kelas micro untuk 10 orang siswa,1 orang Gumil Utama,1 orang Gumil Observer didalam kelas, dan Tim obsever dari Tim Gumil di ruang Observasi

        Prinsip Dasar micro-teaching

        1. Penegakan/Enforcement.
        2. Latihan dan drill.
        3. Keberlanjutan.
        4. Microscopic supervision.
        Fase dalam Micro-Teaching
        1. Fase Akuisisi Pengetahuan.
        2. Fase Akuisisi Keterampilan.
        3. Fase Transfer .
        Langkah dalam Micro-Teaching
        1. Mendefinisikan keterampilan Tertentu
        2. Mendemonstrasikan keterampilan
        3. Rencana Pelajaran-Micro
        4. Mengajar grup kecil
        5. Feedback
        6. Re-planning, Re-teaching and Re-evaluation
        5 'R' dalam Micro-Teaching
        • Recording
        • Reviewing
        • Responding
        • Refining
        • Re-doing
         Ruang Observasi,LCD tengah untuk memantau kelas melalui kamera,LCD kanan untuk Slide yang sedang dipaparkan oleh Gumil yang sedang diobservasi,LCD kiri untuk memberi perintah-perintah untuk operasional perangkat Microteaching